Inilah 7 Gambar Bersejarah Kerana Penuh Misteri Dan Belum Ada Yang Boleh Menjelaskannya!!

Biasanya sebuah foto diambil untuk mengabadikan kenangan.

Tidak hanya itu, foto dianggap sebagai penghenti waktu karena kejadian di dalam foto itu akan bisa dilihat selamanya.

Namun, beberapa foto mungkin memiliki misterinya sendiri.

Seperti 7 foto di bawah ini yang dianggap sebagai karya seni bersejarah yang meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

1. Monster pulau Hook

Tahun 1965, seorang fotografer bernama Robert Le Serrec mengambil sebuah foto kano kecil di laut.

Dalam foto itu terlihat sosok makhluk hitam panjang seperti belut raksasa di bawah permukaan air.

Tahun itu belum ada Photoshop, sehingga banyak yang mengira itu adalah seekor monster laut yang tertangkap kamera.

2. Hessdalen Valley Light

 

Foto ini diambil di Hessdalen Valey, Norwegia dan menangkap sebuah cahaya kuning panjang di atas lembah.

Objek itu diketahui adalah objek yang terbang dan tersusun dari senyawa besi, silika, dan scandium.

Peneliti tidak pernah bisa memprediksi asal cahaya maupun benda asing itu.

3. Black Knight

Foto ini ditangkap satelit NASA di tahun 1960 dan dijuluki Black Knight.

Objek ini terlihat seperti mobil Batman namun sering keluar masuk orbit bumi.

4. Babushka Lady

Foto ini diambil pada 22 November 1963 di Dallas saat presiden Amerika John Kennedy ditembak hingga tewas.

Wanita ini terlihat memegang kamera di satu tangan dan para agen rahasia mencoba menyelidikinya karena bisa jadi dia memotret peristiwa pembunuhan itu.

Namun, wanita ini tidak pernah ditemukan dan dijuluki Babushka Lady.

5. The Falling Man

Saat penyerangan World Trade Center pada 11 September 2001, fotografer Richard Drew memotret seorang pria terjun jatuh dari atas dengan posisi terbalik yang sempurna.

Namun tidak ada satupun yang bisa mengenali pria ini.

6. Tank Man

Foto ini diambil di Beijing saat terjadi kerusuhan tahun 1989.

Di Tiananmen Square, seorang pria meghadang barisan tank dengan tubuhnya sendiri.

Tidak ada yang tahu siapa pria itu dan bagaimana nasibnya selanjutnya.

7. Skuadron Sir Goddard

Sekilas terlihat biasa saja, ini adalah foto para tentara anak buah Sir Goddard yang diambil saat upacara pemakaman Freddie Jackson.

Freddie meninggal dalam perang dua hari sebelumnya. Namun, dalam foto ini terlihat Freddie berdiri di barisan paling belakang.

Sumber : http://wow.tribunnews.com

19 Tahun Tinggal Di Jepun, Ini Antara Kisah Mistik Yang Saya Alami

Assalamu’alaikum dan selamat sejahtera semua,


Sepanjang berada di Jepun, selain kenangan pahit manis, pernah tak sesiapa alami pengalaman mistik / ghaib?

Sepanjang bertugas sebagai tour guide, saya banyak mengembara ke seluruh Jepun. Dari kawasan tengah-tengah bandar sampailah ke kawasan hutan belitong. Saya pernah juga kena ganggu, tapi alhamdulillah yang ringan-ringan saja. Tapi ramai pelanggan saya yang terkena dengan kisah-kisah yang agak hardcore. Kebanyakkan kes adalah gangguan di bilik hotel.

Ini satu kisah yang agak mendebarkan saya sendiri. Selepas turun dari Tateyama-Alpine Route (Snow Wall), malamnya kami bermalam di sebuah hotel (nama dirahsiakan) di kawasan yang agak hutan belitong tahapnya. Jangankan line internet di handphone, wifi juga cuma ada di lobi. Hotel sangat besar, tapi cuma group kami dan beberapa orang lain yang kelihatan.

Malam, selepas check in ke bilik masing-masing, pelanggan yang duduk di bilik sebelah saya ketuk pintu bilik, ajak saya teman dia di biliknya kerana partnernya ke lobi untuk guna wifi. Bilik dia sangat luas dan besar (deluxe room), pintu sliding ada di separuh dinding bilik. Boleh nampak pemandangan yang sangat luas dari bilik tu. Luar bilik adalah kawasan hutan, dan bilik dia di tingkat atas sekali.

Waktu siang, pemandangan memang sangat cantik. Tapi oleh sebab malam, kami tutup semua langsir memandangkan tak nampak apa-apa melainkan hutan yang gelap gelita.

Tunggu punya tunggu, partner dia tak balik juga ke bilik. Akhirnya kami ambil keputusan untuk turun ke lobi dan melepak dengan ahli group yang lain.

Sampai saja di bawah, partnernya dan ahli group lain yang melepak dah habis melepak dan nak balik ke bilik. Jadi kami pun patah balik dan naik ke atas ke bilik masing-masing.

Sebaik saja saya masuk bilik saya, pintu bilik saya diketuk bertalu-talu. Bergegas saya buka, dan saya tengok pelanggan yang duduk di bilik sebelah tadi tercungap-cungap kecemasan. Dia suruh saya datang ke bilik dia.

Terkejut bila saya masuk bilik dia. Kesemua pintu sliding yang ada di bilik terbuka luas, dan langsir juga terselak habis! Saya sangat pasti, waktu kami turun tadi kesemua tingkap dan langsir dalam keadaan tertutup.

Dan menurut pelanggan saya juga, sebaik saja mereka masuk tadi, dalam samar-samar lampu koridor, mereka nampak lembaga besar dan berkaki panjang sedang melangkah keluar dari bilik melalui tingkap!

Dalam keadaan takut-takut begitu, saya telefon staff hotel. Saya bertanya, adakah staff hotel ada masuk ke bilik itu dan buka tingkap. Tetapi mereka menafikan berkali-kali. Memilih untuk bersangka baik, kami tutup tingkap-tingkap yang terbuka luas itu. Seksa nak tutup kerana sangat ketat, macam dah lama tak pernah dibuka. Berpeluh-peluh kami untuk tutup kesemua tingkap.

Ketika hendak tutup tingkap yang terakhir, memang sangat ketat walaupun kami berusaha untuk tutup bertiga. Tak bergerak sedikit pun. Akhirnya saya telefon staff di lobi sekali lagi, dan seorang staff datang.

Dia juga mencuba, tapi tak berjaya. Panggil lagi beberapa staff lain untuk cuba tutup. Tak berjaya juga. Akhirnya terpaksa guna perkakas bertukang (ayoyo tak tau apa yang dorang guna) dan setelah setengah jam berkung-kang-kung-kang bertukang, berjaya juga tutup tingkap tu.

Memandangkan semua dah keletihan, saya pun minta izin balik ke bilik saya. Mereka pun redha saja duduk di bilik itu walaupun rasa takut masih ada. Alhamdulillah, saya tak diganggu apa-apa sepanjang malam.

Tetapi keesokan hari bila berjumpa dengan pelanggan tersebut, sepanjang malam waktu mereka tidur, ada lembaga perempuan berambut panjang berpakaian putih di sudut hujung bilik. Mereka pasrah saja, sebab lembaga tu pun memang tak mengganggu. Cuma duduk peluk kaki sambil tunduk bawah. Sepanjang malam mereka tidur berpelukan rapat-rapat, takut punya pasal.

Kalau ikutkan logik, memang mustahil untuk manusia biasa buka tingkap yang hampir kesemuanya ketat-ketat dalam masa yang singkat. Kami naik lif turun ke lobi, kemudian naik balik ke bilik dalam masa tak sampai 10 minit.

Kalau bukan staff hotel yang buka, siapa sebenarnya yang buka? Dan apa makhluk berkaki panjang yang melangkah keluar dari tingkat 9 dan berjalan ke arah hutan tu?

Sekian cerita yang tak berapa seram. Kalau korang ada pengalaman lain sepanjang di bumi Jepun, kongsikan cerita di ruang komen.

sumber : https://www.thevocket.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *