5 CARA MENCEGAH ‘STROKE’ SEBELUM TERLAMBAT, KENAPA PEROKOK JARANG YANG TERKENA STROKE?

foto via express.co.uk

Stroke ini kedatangannya mendadak serta mematikan… Karena itu disebut juga dengan silent killer…

Namun untuk menghindari stroke, masih dapat dilakukan 5 pencegahan berikut ini….

Stroke sering disebut dengan penyakit silent killer karena kedatangannya yang mendadak. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi stroke di Indonesia sebesar 12,1 persen per 1.000 penduduk.

Tapi, ada sejumlah cara kok untuk mencegah datangnya stroke dalam kehidupan.

Senin (26/2/2018), ini dia 5 cara terhindar dari penyakit yang sering menimbulkan kelumpuhan ini sebagaimana dikutip detikhealth.com

1. Jaga tekanan darah

foto via detikhealth.com

Tekanan darah tinggi adalah faktor besar dari stroke. Hal ini akan menggandakan atau bahkan melipatgandakan risiko stroke Anda jika tidak dikendalikan. “Tekanan darah tinggi merupakan penyumbang terbesar risiko stroke pada pria dan wanita,”Dr Natalia Rost, profesor 
neurologi dari Harvard Medical School menjelaskan.

Pertahankan tekanan darah kurang dari 135/85. Tapi bagi sebagian orang, angka 140/90 juga sudah cukup baik. Kurangi pemakaian garam tidak lebih dari setengah sendok teh per hari, hindari junk food, olahraga, serta berhenti merokok adalah cara terbaik untuk mendapatkannya.

2. Peroleh berat badan ideal

foto via detikhealth.com
 
Obesitas, serta komplikasi yang terkait dengannya termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes, menimbulkan kemungkinan terkena stroke. Jika Anda kelebihan berat badan, penuruna massa kecil pun bisa memberikan dampak pada risiko stroke.

Cobalah untuk menyesuaikan jumlah kalori yang diasup dan dikeluarkan sesuai pada level aktivitas. Tingkatkan jumlah olahraga yang Anda lakukan dengan aktivitas seperti berjalan kaki, bermain golf, atau bermain tenis, sebagai rutinitas sehari-hari.

3. Berolahraga lebih banyak

foto via detikhealth.com

Olahraga berkontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah, namun secara langsung memang dapat menurunkan risiko terkena stroke. Berolahraga dengan intensitas sedang setidaknya lima hari dalam seminggu.

Berjalan-jalanlah di sekitar lingkungan Anda setiap pagi setelah sarapan pagi, jika menyukai kegiatan bersama-sama pergi ke tempat kebugaran bersama dengan teman-teman juga bisa jadi pilihan. Jika Anda tidak memiliki 30 menit berturut-turut untuk berolahraga, bagi menjadi 10 sampai 15 menit beberapa kali setiap harinya.

4. Batasi minuman beralkohol

foto via detikhealth.com
 
Minum sedikit alkohol bisa menurunkan risiko stroke. “Studi menunjukkan bahwa jika Anda hanya minum sekitar satu gelas per hari, risikonya mungkin lebih rendah,” kata Dr Rost. Begitu Anda mulai minum lebih dari dua gelas per hari, risikonya naik sangat tajam.”

Untuk itu, berhenti minum minuman beralkohol atau hanya minum secukupnya (tidak lebih dari satu gelas alkohol sehari). Selain itu, perhatikan ukuran porsi Anda dengan takaran kurang lebih 5 ons untuk anggur, 12 ons untuk bir, atau 1,5 ons untuk liquor.

5. Mengobati fibrilasi atrium

foto via detikhealth.com
 
Fibrilasi atrium adalah bentuk detak jantung tidak teratur yang menyebabkan gumpalan terbentuk di jantung. Gumpalan itu kemudian bisa berjalan ke otak, menghasilkan stroke. “Fibrilasi atrial membawa hampir lima kali risiko stroke, dan harus ditangani dengan serius,” jelas Dr Rost.

Apabila Anda memiliki gejala seperti jantung berdebar-debar, irama jantung tidak teratur, atau sesak napas, temui dokter Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Mediasemasa

JANGAN DICUKUR ATAU DICABUT! INILAH CARA BERKESAN

Hilangkan Bulu Ketiak Dalam Beberapa Minit Saja. Tidak dapat disangkal bahawa banyak orang yang tidak suka atau bahkan benci dengan tumbuhnya rambut atau bulu ketiak. Kerana akan tampak kotor dan menghasilkan bau yang tidak sedap di daerah ini. Hal seperti ini pun dianggap memalukan, terutama bagi para kaum hawa.

Oleh sebab itu, wajar jika banyak orang yang berusaha untuk menghilangkan bulu ketiak. Namun, banyak yang memiliki kesulitan dalam menghilangkannya. Dan beberapa orang bahkan mengalami cepatnya pertumbuhan kembali bulu ketiak yang membuat situasi lebih buruk. Mencukur dan mencabut pun tidak menjadi solusi yang tepat. Kerana akan ada dampak buruk yang ditimbulkannya.

Untungnya ada sebuah metode alami yang bisa membantu kamu untuk menghilangkan bulu ketiak tanpa perlu menghabiskan banyak uang dan waktu untuk perawatan di salon kecantikan dengan melakukan waxing, yang tentu biayanya tidak murah dan juga prosesnya sangat menyakitkan.

Dengan bantuan metode alami ini, kamu pun bisa mendapatkan kulit ketiak yang bersih dan tanpa rasa sakit. Semua bahan yang digunakan di dalamnya pun dikemas dengan mineral, vitamin, dan antioksidan. Perawatan alami berikut berdasarkan gula waxing yang telah digunakan oleh perempuan di Timur Tengah selama ratusan tahun. Berikut adalah resepi dan cara penggunaannya :

1. Lemon dan Gula

Cukup membuat campuran yang terdiri dari satu sendok makan gula dan dua sendok makan lemon dalam rangka menciptakan pasta. Setelah itu, tempatkan pasta pada ketiak dan menerapkannya dalam arah yang sama dengan rambut yang tumbuh di sana. Setelah selesai, gunakan kain basah yang bersih untuk mencuci daerah itu. Lakukan prosedur ini dua kali seminggu. Metode ini akan memungkinkan hair removal lambat dan bertahap dari daerah ini.

2. Telur dan Tepung Jagung

Gunakan satu sendok makan putih telur dan satu setengah sendok makan tepung jagung untuk membuat pasta tebal. Masukan pasta langsung pada ketiak dan biarkan seperti itu sampai menjadi benar-benar kering. Setelah itu, gunakan air hangat untuk mencuci pasta dari kulit ketiak.

3. Susu dan Kunyit

Mengambil sejumlah kecil kunyit dan mencampurnya dengan dua sendok makan susu mentah. Oleskan campuran ini pada ketiak. Tunggu minimal 15 menit dan setelah itu, gunakan air hangat untuk membilas campuran.

Nah, itulah beberapa cara alami yang bisa diterapkan untuk menghilangkan bulu ketiak tanpa harus mencabut, mencukur dan waxing di salon kecantikan. Selain alami, cara ini juga dirasa lebih aman, mudah, hemat dan tidak menyakitkan. Apakah andatertarik untuk mencubanya?

Sumber: Mediasemasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *